GeoDa is a free and open source software tool that serves as an introduction to spatial data science. It is designed to facilitate new insights from data analysis by exploring and modeling spatial patterns.
GeoDa was developed by Dr. Luc Anselin and his team. The program provides a user-friendly and graphical interface to methods of exploratory spatial data analysis (ESDA), such as spatial autocorrelation statistics for aggregate data (several thousand records), and basic spatial regression analysis for point and polygon data (tens of thousands of records). To work with big data in GeoDa it should first be aggregated to areal units.
Since its initial release in February 2003, GeoDa's user numbers have increased exponentially to over 520,000 (June 2022). This includes lab users at universities such as Harvard, MIT, and Cornell. The user community and press embraced the program enthusiastically, calling it a "hugely important analytic tool," a "very fine piece of software," and an "exciting development."
Deskripsi dari penerbit (Inggris)
Apa itu GeoDa?
Diterbitkan oleh GeoDa Center, GeoDa merupakan software open source untuk Windows yang termasuk kategori Peta & GIS. Di katalog ini, program tersebut menempati peringkat ke-6 untuk popularitas dalam kategori Peta & GIS. Program ini ditulis dengan C++.
Instalasi dan persyaratan sistem
Penerbit menyediakan installer EXE (Inno Setup) untuk sistem 64-bit, ARM64 dan 32-bit. Proses instalasi memerlukan hak administrator. Instalasi senyap bisa dilakukan dengan parameter installer yang terdokumentasi.
Pembaruan dan riwayat versi
Versi terbaru saat ini adalah 1.22.1, dirilis pada 26 Agustus 2026. Riwayat versinya dimulai pada 13 Maret 2023: 3 rilis, semuanya tertaut ke file resmi. Artinya, rata-rata ada sekitar 0,9 rilis per tahun.
Popularitas dan jenis file
Paket Chocolatey-nya sudah diunduh 17.721 kali. Kode sumbernya di GitHub (GeoDaCenter/geoda) mendapat 809 bintang. Di Windows, program ini mendaftarkan 1 jenis file, di antaranya .gda. Program serupa antara lain QGIS (LTR), Google Earth Pro dan OpenOrienteering Mapper.
Deskripsi proyek di GitHub: “GeoDa: An introduction to spatial data analysis”
Kelebihan / Kekurangan
Kelebihan
- Open source: kodenya bisa diperiksa dan dikompilasi siapa saja
- Versi ARM64 native untuk Windows on Arm
- Instalasi senyap terdokumentasi
Kekurangan
- Instalasi memerlukan hak administrator
Singkatnya: GeoDa adalah aplikasi kategori Peta & GIS yang open source untuk PC 64-bit, ARM64 dan 32-bit. Administrator dapat mendistribusikannya tanpa interaksi pengguna.
Apakah GeoDa aman diunduh?
- File disediakan oleh github.com, domain milik penerbit
- Tautan download menggunakan HTTPS
- Hash SHA256 tersedia, sehingga file bisa diverifikasi:
660F7291266C9003AF37CAD743CE34DC74E73106776EEFC6F1C2351C85D6309E· Buka laporan VirusTotal untuk hash ini - Tautan belum dicek
- Kode sumbernya terbuka untuk umum
- ExeAtlas tidak menyimpan, membungkus, atau mengubah installer
Panduan terkait: Cara cek hash SHA256 file di Windows
Rilis terakhir
Semua 3 versi ›3 versi dalam 3 tahun · sekitar 0,9 rilis per tahun
| Versi | Tanggal | Ukuran | File |
|---|---|---|---|
| 1.22.1Terbaru | 26 Agustus 2026 | — | ARM64 EXE (Inno Setup)32-bit EXE (Inno Setup)64-bit EXE (Inno Setup) |
| 1.22.0.21 | 25 September 2025 | — | 64-bit ZIP32-bit ZIP |
| 1.20 | 13 Maret 2023 | — | 32-bit ZIP64-bit ZIP |
Instalasi lewat command line
Instalasi senyap ›winget install --id GeoDa.GeoDa -echoco install geoda -yGeoDa_1.22.1_x64_Setup.exe /VERYSILENT /SUPPRESSMSGBOXES /NORESTART /SP-Panduan terkait: Cara pakai winget: instal dan update aplikasi
Juga tersedia untuk sistem lain
brew install --cask geodaInformasi
- Penerbit
- GeoDa Center
- Kategori
- Peta & GIS
- Lisensi
- GPL-3.0
- Harga
- Gratis
- Kode sumber
- github.com/GeoDaCenter/geoda
- Bahasa pemrograman
- C++
- Persyaratan
- Windows 11 / 10
- Arsitektur
- 64-bit, ARM64, 32-bit
- Installer
- EXE (Inno Setup)
- Versi
- 1.22.1
- Tanggal rilis
- 26 Agustus 2026
- Masuk katalog
- 15 Desember 2023
- Versi tercatat
- 3
- Pembaruan / tahun
- 0,9
- Unduhan Chocolatey
- 17.721
- Bintang GitHub
- 809
- Fork GitHub
- 161
- Situs web
- geodacenter.github.io
- ID winget
- GeoDa.GeoDa
- Paket Chocolatey
- geoda
Jenis file yang bisa dibuka (1)
Rating dan ulasan
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama memberi rating.
Alternatif GeoDa
Lihat semua ›-
Open source473 rb ↓ -
Gratis2,5 jt ↓ -
Open source2,3 rb ↓ -
Open source2 rb ↓ -
Proprietary67,9 rb ↓ -
Proprietary48,8 rb ↓ -
Open source★ 8,1 rb -
Open source★ 1,4 rb
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah GeoDa gratis?
Ya. GeoDa adalah software open source berlisensi GPL-3.0.
Apakah GeoDa aman diunduh?
File download berasal dari github.com, domain milik penerbit; ExeAtlas tidak menyimpan atau mengubah file tersebut. Cocokkan hash SHA256 file tersebut dengan yang tertera di sini, atau buka laporan VirusTotal untuk hash itu.
Bagaimana cara menginstal GeoDa dengan winget?
Buka PowerShell atau Windows Terminal, lalu jalankan perintah winget yang tertera di halaman ini. winget mengunduh installer resmi dan memeriksa hash SHA256-nya sebelum menjalankannya.
Apakah GeoDa bisa diinstal secara senyap (silent install)?
Ya. Halaman instalasi senyap mencantumkan perintah yang tepat untuk setiap installer.
Apakah GeoDa bisa berjalan di prosesor ARM (Windows on Arm)?
Ya, tersedia installer ARM64 native.
Di mana download GeoDa versi lama?
Halaman versi mencantumkan seluruh 3 versi beserta tautan ke file installer resminya, mundur hingga 13 Maret 2023.
Apa saja alternatif GeoDa?
QGIS (LTR), Google Earth Pro, OpenOrienteering Mapper, Marble dan Garmin Express. Halaman alternatif membandingkan semuanya.